Dear sahabatku Anita (almarhumah)
-semoga kau tenang disana-
Waktu bergulir terlalu cepat ya. Tak terasa hampir 2 tahun kulalui tanpa hadirmu.Oh bukankah sebelumnya 3 tahun kita tak bertemu ya.
Tenang saja...aq sudah terbiasa tanpa hadirmu. Namun, 2 tahun ini kulalui tanpa sapaan dan berbagi denganmu. Nah, itu yang berbeda dan itu pula yang menyakitkan.
Perlahan, ku mulai terbiasa tanpa itu semua,
Perlahan, ku mulai bisa menerima pergimu
Dan perlahan pula, aq belajar move on menjalani sisa hidupku.
Mengejar matahari sendirian.
Sampai ada seseorang datang dan memintaku menjadi co-pilot seumur hidupnya.
Apa kau tahu bagaimana ku lalui tahun-tahun kepedihan itu?
Dengan belajar. Belajar ilmu-ilmu pengetahuan yang menjadikanku semakin haus akannya.
Belajar menerima ketidak-abadian dan menguatkan diri jika bertemu dengannya.
Belajar menantang hidup yang tak dilalui orang kebanyakan.
Ah...ternyata selama ini kau tak pergi. Kau disisiku namun pada dimensi lain yang tak dapat kulihat.
Namun kau ada dalam semua proses pembelajaranku.
Kau tak benar-benar pergi dariku bukan?
Yours
Ririn

0 komentar:
Post a Comment